Hasil Muay Thai ONE Fight Night 42: Sam-A, Suakim, Black Panther, Dan Kovtun Tampil Gemilang
Aksi Muay Thai di ONE Fight Night 42 yang berlangsung pada jam tayang utama Amerika dari Lumpinee Stadium, Bangkok, Sabtu, 11 April waktu Indonesia, kembali menegaskan bahwa kisah terbaik dalam olahraga ini selalu lahir di dalam ring.
Seorang legenda hidup membungkam keraguan dengan knockout spektakuler, juara Lumpinee tiga divisi mengamankan kemenangan beruntun, laga sengit berakhir tipis lewat split decision, dan striker Rusia tampil dominan sejak awal hingga akhir.
Berikut rangkuman dari empat laga Muay Thai eksplosif yang tersaji:
Sam-A Suguhkan Performa Klasik Demi Raih KO Spektakuler
Lagi-lagi, Sam-A Gaiyanghadao membuktikan usia hanyalah angka. Legenda berusia 42 tahun itu menghentikan Elmehdi “The Sniper” El Jamari lewat head kick KO pada menit 2:43 ronde kedua dalam laga co-main event strawweight Muay Thai yang berlangsung dramatis.
El Jamari tampil agresif sejak awal dengan kombinasi tinju dan pukulan kanan keras. Namun, Sam-A tetap tenang, membaca ritme lawan, dan membalas dengan tangan kiri keras setiap kali sang lawan maju.
Ronde kedua berlangsung liar. Sam-A menjatuhkan El Jamari dua kali dengan pukulan bersih. Namun, petarung Maroko itu bangkit dan membalas dengan serangan brutal yang sempat menjatuhkan Sam-A.
Momentum sempat berbalik, sebelum sang legenda kembali mengambil alih jalannya laga.
Dengan sabar, Sam-A mundur, menunggu momen. Saat El Jamari kembali menyerang, ia melepaskan tendangan ke kepala yang sempurna hingga langsung mengakhiri laga.
Kemenangan ini membawa rekornya menjadi 378-50, sekaligus menjaga asa untuk kembali merebut Gelar Dunia ONE. Ia juga membawa pulang bonus penampilan sebesar US$50.000 (Rp850 juta).
Perpanjang Dominasi, Suakim Raih Kemenangan Ketujuh Beruntun
Suakim Pongsuphan PK tampil solid untuk mengalahkan Vladimir Kuzmin lewat keputusan mutlak dalam laga bantamweight Muay Thai.
Kuzmin sempat menyulitkan di awal dengan pergerakan lateral dan perubahan stance. Namun, setiap kali masuk ke jarak dekat, ia harus membayar mahal akibat serangan sikut dan lutut tajam dari sang mantan Juara tiga divisi Lumpinee.
Memasuki ronde kedua, Suakim meningkatkan tekanan. Ia mendominasi clinch, melancarkan tendangan ke tubuh, dan terus memaksa Kuzmin bertarung mundur.
Di ronde ketiga, dominasi semakin jelas. Suakim menutup jarak, menghujani lawan dengan sikutan dan lutut hingga bel akhir berbunyi.
Kemenangan ini membuat rekornya menjadi 156-60 dan memperpanjang catatan positifnya menjadi tujuh kemenangan beruntun sekaligus mengukuhkan posisinya di papan atas divisi bantamweight Muay Thai.
Black Panther Menang Tipis Usai Selamat Dari Badai Akhir
Black Panther harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan keputusan terbelah atas Diego Paez dalam duel flyweight Muay Thai yang berlangsung sengit dari awal hingga akhir.
Petarung Thailand itu mengontrol awal laga dengan tendangan betis keras dan serangan balik presisi. Namun, Paez membalas dengan pergerakan tak terduga, termasuk lutut dan sikutan yang efektif.
Di ronde kedua, Black Panther menjatuhkan Paez dengan overhand kanan keras. Meski demikian, Paez tetap bertahan dan terus memberikan tekanan.
Ronde ketiga menjadi penentuan. Paez meningkatkan agresivitas dan sempat menggoyahkan Black Panther dengan kombinasi pukulan dan elbow di detik-detik akhir.
Namun, bela akhir menyelamatkan sang petarung Thailand.
Dua dari tiga juri memberikan kemenangan untuk Black Panther, yang kini mencatatkan rekor 81-17 dan lima kemenangan beruntun di ONE Championship.
Dominan Sejak Awal, Kovtun Kunci Kemenangan Atas Battbootti
Dmitrii “The Silent Assassin” Kovtun tampil dominan untuk mengalahkan Mohanad “Solo” Battbootti lewat keputusan mutlak dalam laga pembuka bantamweight Muay Thai.
Sejak awal, Kovtun langsung mengambil kendali. Ia memaksa pertarungan ke clinch, melancarkan lutut dan tekanan konstan yang membuat lawannya kesulitan berkembang.
Di ronde kedua, ia menambah variasi dengan sikutan keras yang terus menghantam pertahanan Battbootti.
Memasuki ronde akhir, Kovtun tetap konsisten. Tendangan tinggi dan kombinasi pukulan terus mendarat bersih.
Battbootti sempat memberikan perlawanan di akhir laga, namun tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Kovtun pun mengamankan kemenangan dan meningkatkan rekornya menjadi 15-8, dengan performa dominan yang menegaskan posisinya di divisi bantamweight Muay Thai.