Berita

Demetrious Johnson Amankan Posisi Final Di ONE Flyweight World Grand Prix

2 Agustus 2019

Demetrious “Mighty Mouse” Johnson memastikan posisinya dalam babak final turnamen ONE Flyweight World Grand Prix pada hari Jumat, 2 Agustus.

Atlet asal Amerika Serikat berusia 32 tahun ini menampilkan pertunjukkan yang penuh keberanian untuk mengalahkan Tatsumitsu “The Sweeper” Wada asal Jepang melalui sebuah keputusan mutlak juri dalam ajang ONE: DAWN OF HEROES di Manila, Filipina.

Walaupun diumumkan sebagai pemenang dalam babak semifinal ini, perwakilan AMC Pankration dan Evolve ini mendapatkan ujian yang cukup berat dari seorang lawan yang mendorongnya mencapai batas.

Demetrious Johnson books his place in the ONE Flyweight World Grand Prix finals with a unanimous decision win over ultra-tough Tatsumitsu Wada!

"Mighty Mouse" Johnson books his place in the ONE Flyweight World Grand Prix finals with a unanimous decision win over ultra-tough Tatsumitsu Wada!: Check local listings for global TV broadcast: Watch on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Friday, August 2, 2019

Keduanya bertukar tendangan dalam ronde pembuka, dan walaupun grappler Jepang ini memiliki keuntungan tinggi badan dan jangkauan, ia tidak segera menutup jarak. Ia nampak tetap ingin berdiri dan bertukar serangan.

Tetapi, saat “Mighty Mouse” mencoba sebuah takedown, game plan Tatsumitsu berubah. Ia bertahan dari percobaan takedown tersebut, melakukan clinch di tali ring, serta mengambil manuver yang cantik ke belakang lawannya ini.

Atlet berusia 30 tahun yang tinggal di Tokyo ini kemudian mengunci dengan teknik figure-four ke badan Demetrious, menariknya ke kanvas dan berusaha menyarangkan sebuah rear-naked choke.

demetrious johnson tatsumitsu wada mixed martial arts

Teknik kelas dunia Demetrious pun mengatasi tiap percobaan submission dari lawannya ini, tetapi ia dipaksa untuk tetap berada dalam posisi yang sama sampai akhir ronde pertama. Para penonton di Mall Of Asia Arena hampir berdiri saat mereka mengira kekalahan DJ sudah di depan mata.

Tetapi, “Mighty Mouse” mengubah game plan miliknya di ronde kedua saat ia mulai memutari “The Sweeper” untuk mencari celah. Ia pun kembali diseret ke atas kanvas pada pertengahan ronde selagi lawannya dari Jepang ini berusaha membuatnya kelelahan dengan clinch-nya.

Dengan 90 detik tersisa, Demetrious mengubah jalannya pertandingan. Ia menyarangkan sebuah double-leg takedown dan menutup ronde ini dengan menyarangkan sikutan kearah lawannya selagi berada di posisi atas.

demetrious johnson tatsumitsu wada mixed martial arts

Pada ronde terakhir, kedua seniman bela diri ini memberikan segala yang mereka miliki. Tetapi, Demetrious lah yang tidak berhenti melakukan serangan.

Pria yang pernah 12 kali berturut-turut menjadi Juara Dunia Flyweight ini kemudian menangkap Tatsumitsu yang sedang lengah dengan sebuah takedown lainnya, dimana ia menyirami bintang asal Jepang ini dengan pukulan, serangan lutut dan sikutan.

Tatsumitsu tetap bertahan, bahkan ia mampu mengamankan posisi di punggung lawannya yang berusia 32 tahun itu pada saat-saat terakhir. 

Tetapi hal ini tidak mampu membuatnya menang. Serangan balik dari Demetrious memberikan kesan tersendiri bagi para juri, dimana mereka memberikan kemenangan mutlak, atau unanimous decision, bagi dirinya.

demetrious johnson american mixed martial artist

Kemenangan ini mendorong rekornya menjadi 29-3-1 dan membawanya ke babak final turnamen ONE Flyweight World Grand Prix.

“Mighty Mouse” akan kembali melawan Danny “The King” Kingad, yang sebelumnya memenangkan pertandingannya, di ajang ONE: CENTURY di Tokyo, Jepang, pada tanggal 13 Oktober.