‘Banyak Kejutan Dari Saya’ – Jarred Brooks Ingin Kejutkan Mikey Musumeci Di Kejuaraan Dunia

Joshua Pacio Jarred Brooks ONE 164 1920X1280 62

Anda takkan dapat menuduh Jarred Brooks akan melarikan diri dari tantangan besar. 

Sementara dirinya menunggu tantangan pertama dalam jajaran MMA, Juara Dunia ONE Strawweight ini maju untuk menghadapi megabintang BJJ Mikey Musumeci demi gelar Juara Dunia ONE Flyweight Submission Grappling di ONE Fight Night 13: Allazov vs. Grigorian.

Tak segan membuat suaranya terdengar, “The Monkey God” melihat kesempatannya untuk meminta laga ini pada Chairman dan CEO ONE Chatri Sityodtong dalam sebuah acara streaming Instagram.

Proposal itu pun diterima, dan laga ini dijadwalkan untuk 4 Agustus nanti di jam tayang utama Amerika Utara dari Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand, atau Sabtu pagi, 5 Agustus waktu Asia.

Menjelaskan bagaimana laga Kejuaraan Dunia unik ini terjadi, Brooks berkata:

“Laga ini dihadirkan pada saya kira-kira beberapa waktu lalu. Saya ada di Instagram saat Chatri menyajikan Instagram Live, dan saya seperti, ‘Saya versus Mikey.’”

“Saya merasa seperti saya dapat memiliki enam bulan untuk bersiap melawan Mikey. Ini sedikit terlalu cepat bagi saya, tapi seluruh dunia dapat melihat bahkan dengan pemberitahuan di tiga minggu sebelumnya, saya dapat maju dan mungkin dapat mengalahkan spesialis submission terbaik.”

Brooks memang tak pernah ragu mengeluarkan isi pikirannya terkait lawan selanjutnya – baik yang bagus atau buruk – tapi tantangannya kepada “Darth Rigatoni” ini berasal dari penghormatannya.

Perwakilan Mash Fight Team ini mengagumi kemampuan dan pengaruh positif Musumeci dalam dunia olahraga tarung. Namun, ia masih melihat Juara Dunia BJJ berkali-kali ini sebagai kesempatan untuk melejitkan kariernya.

“The Monkey God” berkata:

“Ia anak yang hebat. Ia seseorang yang saya jadikan panutan dan yang harus dijadikan panutan oleh semua orang lain dalam industri ini. Tapi saya tahu ia punya kebiasaannya. Maka, kita akan lihat saat ia beradu grappling dengan saya, bagaimana ia akan merasakan itu.”

“Nah, jika saya bisa mengalahkan Mikey Musumeci dalam permainannya, dan mengunggulinya demi gelar flyweight itu, saya kira saya dapat mulai menentukan pilihan saya sejauh melakukan laga peraturan khusus dan hal-hal seperti itu.”

“Saya mencoba mengambil alih ONE Championship. Saya mempertaruhkan segalanya setiap kali. Dan itu tak peduli siapa, atau siapa yang akan saya lawan. Saya akan menunjukkan pada dunia bahwa tak ada yang dapat menghadapi saya dan keluar sebagai pemenang.”

Brooks: ‘Saya Akan Ubah Laga Jiu-Jitsu Jadi Pertarungan’

Mikey Musumeci mungkin adalah spesialis ground paling berbahaya di muka bumi, tapi penguasa strawweight MMA Jarred Brooks tak dapat diremehkan saat ia mengejar gelar Juara Dunia ONE Flyweight Submission Grappling itu.

Sementara ia mungkin nampak sebagai underdog dalam laga ini, latar belakang pria Amerika itu dalam gulat memberinya dasar grappling yang kuat, dan ia secara konsisten menunjukkan kemampuan itu sementara meraih catatan rekor MMA luar biasa, 20-2.

Mantan Juara Gulat Negara Bagian Indiana ini memaksa delapan lawannya untuk tap out dalam disiplin menyeluruh ini – termasuk Lito Adiwang dan Bokang Masunyane di ONE – dan ia tak pernah terkena submission.

Terlebih lagi, Brooks adalah atlet yang kuat dan eksplosif, yang diyakininya akan memberi banyak hal untuk dapat dilakukan sata melawan pemegang sabuk hitam BJJ berusia 27 tahun itu:

“Saya tak terlalu khawatir dalam hal bertahan. Saya sangat aman untuk mempertahankan diri dari ankle lock sejauh jiu-jitsu. Maka, sebenarnya, apa yang dapat Mikey lakukan pada seseorang dengan kemampuan seperti saya?”

“Saya kira saya akan jauh lebih sukses di atas kaki. Kami memulai di atas kaki, dan itu tak seperti ia dapat menggeser pantatnya ke arah saya. Dan, saya hanya akan menjadi seatletis mungkin.”

“Pria ini tak pernah terkena submission. Maka, satu-satunya cara saya melihat diri saya mencetak submission atas dirinya adalah meraih sesuatu dengan cepat. Kecepatan, agilitas dan kemampuan atletis saya akan menjadi faktor besar dalam hal ini.”

Pria berusia 30 tahun ini jelas menghormati kemampuan Musumeci dan mengetahui bahwa dirinya harus sangat berhati-hati saat mereka akhirnya beradu di atas kanvas.

Pada saat yang sama, ia berencana menyeret “Darth Rigatoni” ke dalam aksi keras, dan jika dirinya dapat melontarkan beberapa trik di sepanjang jalan, ia yakin akan dapat meraih kesempatan bagus untuk menang.

Brooks menambahkan:

“Ia dikenal sebagai grappler terbaik sepanjang masa. Maka, saya mengira bahwa ia bagus di mana pun. Saat ia mencengkeram sesuatu, anda harus memastikan anda dapat memutar diri sendiri untuk keluar dengan cepat, memastikan garis lutut anda keluar dari jalur pinggulnya.”

“Maka, itulah hal-hal yang saya lihat, sejauh apa yang menjadi keunggulan Mikey, tapi saya katakan pada anda, ada banyak kejutan dari saya juga.”

“Saya takkan menjalani pertandingan jiu-jitsu. Ia menyebut ini sebuah pertandingan. Saya bertarung dengan anak ini. Saya mengubah pertandingan jiu-jitsu menjadi sebuah pertarungan.”

Selengkapnya di Berita

Hiroba Minowa Gustavo Balart ONE 165 53 scaled
Danielle Kelly Jessa Khan ONE Fight Night 14 62 scaled
1157
Jarred Brooks Joshua Pacio ONE 166 5
Maurice Abevi Zhang Lipeng ONE Fight Night 22 5
Sean Climaco Josue Cruz ONE Fight Night 22 44
IsiFitikefu HiroyukiTetsuka 1200X800
Songchainoi Kiatsongrit Rak Erawan ONE Friday Fights 41 77 scaled
ChristianLee AlibegRasulov 1200X800
Focus StephenIrvine OFF70 Faceoff 1920X1280
Jarred Brooks Joshua Pacio ONE 166 5
Adrian Lee Antonio Mammarella ONE 167 76