Ayaka Miura Vs. Chihiro Sawada, Serta 2 Laga MMA Tambahan Meriahkan ONE Samurai 1
ONE Championship menambahkan tiga laga MMA tambahan ke ajang unggulan ONE Samurai 1, yang akan digelar secara live pada Rabu, 29 April, dari Ariake Arena di Tokyo, Jepang.
Ajang ini akan menampilkan duel atomweight MMA sesama Jepang antara spesialis submission Ayaka “Zombie” Miura melawan Chihiro Sawada. Selain itu, Keito “Pocket Monk” Yamakita dan Ryohei Kurosawa dalam laga strawweight MMA, sementara Itsuki “Android 18” Hirata akan berjumpa dengan Ritu “The Indian Tigress” Phogat dalam duel atomweight MMA lainnya.
Miura akan menghadapi Sawada dalam pertarungan antara dua grappler paling berbahaya di Jepang.
Miura, yang mewakili Tribe Tokyo MMA, memiliki rekor 16-5 dengan catatan 9 kemenangan di ONE. Pemegang sabuk hitam judo tingkat tiga ini mencatatkan delapan kemenangan submission do organisasi seni bela diri terbesar di dunia.
Sejak turun dari dari strawweight ke atomweight, Miura kembali menemukan performa terbaiknya. Ia kini mencatat lima kemenangan beruntun yang membawanya ke ambang perebutan Gelar Dunia. Pada November lalu di ONE 173, ia dijadwalkan menantang juara dunia ONE Women’s Atomweight MMA Denice “The Menace” Zamboanga, namun laga tersebut batal karena sang juara mengalami kendala kesehatan.
Kini, Miura menghadapi ujian berat melawan Sawada yang memiliki rekor 11-1 dengan catatan 6-1 di ONE.
Petarung ini memiliki latar belakang gulat yang kuat dan dikenal dengan kemampuannya membawa laga ke ground serta mendominasi lawan lewat serangan dan submission tanpa henti.
Dengan tiga kemenangan beruntun, Sawada menjadi ancaman nyata bagi ambisi Miura meraih sabuk. Duel ini mempertemukan dua grappler elite dalam laga yang menjanjikan pertarungan teknis tingkat tinggi.
Di divisi strawweight MMA, Keito Yamakita akan menghadapi Ryohei Kurosawa dalam duel sengit lainnya.
Yamakita memiliki rekor 11-1 dengan catatan 4-1 di ONE, termasuk kemenangan atas mantan juara dunia ONE Alex “Little Rock” Silva dan Yosuke “The Ninja” Saruta.
Sedang dalam tren tiga kemenangan beruntun, ia mengandalkan tekanan tanpa henti berbasis gulat untuk mendominasi lawan dan membidik kemenangan keempat secara beruntun.
Sementara itu, Kurosawa, yang mewakili The Blackbelt Japan, memiliki rekor 20-5 dengan 11 kemenangan finis.
Ia meraih kemenangan pada debutnya di ONE lewat keputusan mutlak pada 2025, namun kemudian kalah angka dari Bokang “Little Giant” Masunyane awal tahun ini.
Laga ini mempertemukan momentum dan tekanan agresif Yamakita dengan pengalaman serta kemampuan komplet Kurosawa.
Terakhir, Hirata akan menghadapi Phogat dalam duel atomweight MMA yang sebelumnya juga dijadwalkan di ONE 173.
Hirata memiliki tujuh kemenangan dalam kariernya, termasuk enam di ONE dengan tiga finis. Judoka ini dikenal dengan kemampuan submission berbahaya serta ground-and-pound yang kuat sejak debutnya pada 2019.
Namun, momentumnya melambat dengan hanya dua kemenangan dalam tujuh penampilan terakhir. Di ONE 173, Sawada menggantikan Phogat dan mengalahkannya lewat keputusan mutlak, membuat Hirata kini berada dalam tekanan untuk kembali ke jalur kemenangan.
Di sisi lain, Phogat memiliki rekor 7-4 di MMA.
Setelah sukses di dunia gulat, ia beralih ke MMA dan memenangkan tujuh dari delapan laga awalnya, hingga mencapai final ONE Women’s Atomweight MMA World Grand Prix sebelum kalah dari Stamp Fairtex.
Setelah kalah dari Tiffany “No Chill” Teo pada September 2022, ia menikah dan membangun keluarga. Usai melahirkan anak pertamanya, ia kembali bertarung melawan Miura pada 2025 namun kalah submission di ronde pertama. Kini, ia bertekad bangkit dan kembali mengejar Gelar Dunia ONE.