3 Laga Yang Berpotensi Curi Perhatian Di ONE Fight Night 42: Mann Vs. Dzhabrailov

Ali Saldoev Black Panther ONE Fight Night 23 20 scaled

ONE Championship kembali ke Lumpinee Stadium, Bangkok, dengan sajian aksi bela diri kelas dunia pada Sabtu, 11 April.

Digelar pada jam tayang utama Amerika, ONE Fight Night 42: Mann vs. Dzhabrailov menghadirkan daftar laga lintas disiplin, mulai dari MMA, Muay Thai, hingga submission grappling, dan menjadi salah satu dari tiga ajang besar yang berlangsung pada akhir pekan ini.

Partai utama mempertemukan dua petarung tak terkalahkan di divisi welterweight MMA, Chase Mann dan Dzhabir Dzhabrailov. Pemenang laga ini berpeluang besar menjadi penantang berikutnya untuk Gelar Dunia ONE Welterweight MMA yang saat ini dipegang oleh raja dua divisi, Christian Lee.

Di partai pendamping utama, legenda hidup Sam-A Gaiyanghadao melanjutkan kebangkitannya saat menghadapi petarung knockout asal Maroko, Elmehdi “The Sniper” El Jamari, dalam duel krusial strawweight Muay Thai.

Selain itu, ajang ini juga dipenuhi laga eksplosif yang berpotensi mencuri perhatian. Berikut tiga di antaranya.

#1 Black Panther Vs. Paez

Persaingan di divisi flyweight Muay Thai semakin terbuka, dan baik Black Panther maupun Diego Paez datang dengan ambisi besar untuk menegaskan posisi mereka sebagai penantang serius.

Duel ini awalnya dijadwalkan pada ONE Fight Night 40, namun batal setelah Black Panther mundur karena sakit. Kini, keduanya akhirnya siap berhadapan.

Paez, 32 tahun, menunjukkan kualitas teknik dan kombinasi tajam saat mencetak kemenangan mengejutkan atas Johan “Jojo” Ghazali pada Juni lalu di ONE Fight Night 32. Ia datang dengan momentum positif.

Sementara itu, Black Panther tengah dalam tren empat kemenangan beruntun. Dengan insting finis yang tajam dan tendangan keras, ia selalu menjadi ancaman yang bisa mengakhiri laga kapan saja.

Ketika teknik Paez bertemu daya hancur Black Panther, laga ini berpotensi berlangsung sengit. Dengan sabuk divisi yang masih lowong, pemenangnya bisa melangkah lebih dekat ke perebutan gelar.

#2 Suakim Vs. Kuzmin

Duel gaya kontras tersaji saat Suakim Pongsuphan PK menghadapi Vladimir Kuzmin dalam laga bantamweight Muay Thai.

Suakim dikenal dengan tekanan tanpa henti dan serangan siku tajam. Ia membawa gaya bertarung klasik yang keras, memaksa lawan masuk ke pertarungan jarak dekat dan menguras daya tahan mereka.

Di sisi lain, Kuzmin mengandalkan kontrol jarak dan presisi. Petarung asal Rusia ini memanfaatkan jangkauan, kombinasi cepat, serta footwork rapi untuk meredam tekanan lawan dan melancarkan serangan balasan.

Gaya Kuzmin menjadi antitesis dari pendekatan agresif Suakim, menjadikan duel ini salah satu pertarungan teknis paling menarik di kartu.

#3 Perreira Vs. Nakatani

Laga flyweight MMA antara Joshua “Flyin Hawaiian” Perreira dan Gilbert Nakatani melengkapi daftar pertarungan yang wajib disaksikan.

Perreira kembali setelah pulih dari cedera serius dan kekalahan di debutnya melawan Banma Duoji pada Maret 2025. Dengan gaya agresif dan penuh aksi, ia datang membawa misi pembuktian.

Nakatani juga membawa momentum. Setelah menghadapi lawan-lawan elite seperti Yuya “Little Piranha” Wakamatsu, ia kini ingin melanjutkan tren positif dengan mengandalkan kemampuan grappling yang solid dan pukulan tajam.

Keduanya mengincar kemenangan yang dapat mengangkat posisi mereka di divisi. Laga ini berpotensi menjadi kandidat pertarungan terbaik sebelum tirai ditutup.

Selengkapnya di Fitur

Ali Saldoev Black Panther ONE Fight Night 23 20 scaled
Alexis Nicolas Regian Eersel ONE Fight Night 25 38 scaled
nongoasa
nabilrambo
Yonis Anane Riamu Matsumoto ONE Friday Fights 142 2 scaled
Nabil Anane Open Workout 7
Supergirl
Tye Ruotolo Shozo Isojima ONE 173 10 scaled
Enkh Orgil Baatarkhuu Fabricio Andrade ONE Fight Night 38 19 scaled
Japan's Ayaka Miura makes her way to the ring inside the Mall Of Asia Arena
Jackie Buntan vs Stella Hemetsberger 6 scaled
Jackie Buntan vs Stella Hemetsberger 14 scaled