3 Fakta Cepat Yang Wajib Anda Ketahui Tentang Bintang MMA Rusia Tak Terkalahkan, Ibragim Dauev

IbragimDauev

Ibragim Dauev akan memasuki debut yang sangat dinanti di ONE Championship sebentar lagi.

Pada Jumat, 12 Januari di jam tayang utama A.S., atau Sabtu pagi, 13 Januari waktu Asia, pria Rusia itu ingin mencetak dampak instan di atas panggung dunia saat ia melawan veteran Mark “Tyson” Abelardo dalam aksi bantamweight MMA di ONE Fight Night 18 dari arena ikonik Lumpinee Boxing Stadium di Bangkok, Thailand.

Bagi Dauev, ini adalah kesempatannya melawan superstar yang sangat dihormati dan menegaskan kehadirannya di organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini.

Dan jika petarung berusia 22 tahun itu mampu mengalahkan Abelardo dengan cara luar biasa, ia mungkin saja meraih posisi dalam jajaran lima besar bantamweight MMA.

Sebelum ia memasuki ring Sabtu pagi nanti, berikut adalah tiga fakta unik yang harus anda ketahui terkait petarung fenomenal Rusia tersebut.

#1 Berlatih Di Sasana Milik Anatoly Malykhin

Bintang Rusia ini membawa bibit kejuaraan dalam darahnya.

Demi bersiap menghadapi laganya melawan Abelardo, Dauev pindah ke Phuket, Thailand, dimana ia berlatih di Dobrynya Martial Arts Academy – sasana yang menjadi rumah bagi Juara Dunia ONE Heavyweight dan Light Heavyweight MMA Anatoly Malykhin.

#2 Beralih Menjadi Profesional Di Usia 18 Tahun

Walau masih berusia 22 tahun, Dauev sudah menjadi seniman bela diri campuran berpengalaman.

Ia mencetak debut profesionalnya dalam MMA pada 2019 lalu, di usia 18 tahun. Sejak itu, ia bersinar dalam sirkuit regional Rusia yang sangat keras itu.

#3 Tak Terkalahkan Sebagai Atlet Profesional

Dauev adalah seorang pemenang dengan catatan rekor profesional sempurna 8-0. Terlebih lagi, para penggemar dapat mengharapkan aksi keras setiap kali ia berkompetisi.

Dengan kemampuan berbahaya di atas kaki mau pun di kanvas, petarung Rusia ini terbukti menjadi pencetak penyelesaian yang kejam. Sampai saat ini, ia mengumpulkan berbagai penyelesaian yang menjadi sorotan luar biasa dalam seluruh kemenangannya, kecuali satu.

Selengkapnya di Fitur

Adam Sor Dechapan Nahyan Mohammed ONE Friday Fights 107 49 scaled
Jonathan Di Bella Prajanchai PK Saenchai ONE Fight Night 36 16 scaled
Diogo Reis Daiki Yonekura ONE Fight Night 38 15 scaled
Nadaka Numsurin Chor Ketwina ONE 173 18 scaled
Yuya Wakamatsu Joshua Pacio ONE 173 22 scaled
Team Mongolia in Physical Asia
Yuki Yoza Superlek ONE 173 18 scaled
Numsurin Chor Ketwina Paeyim Sor Boonmeerit ONE Friday Fights 113 33 scaled
Stamp Fairtex Ham Seo Hee ONE Fight Night 14 2 scaled
RodtangSon
Stella Hemetsberger Chellina Chirino ONE Friday Fights 82 33
Rungrawee Sitsongpeenong George Jarvis ONE Friday Fights 85 6 scaled