Siaran Pers

ONE: CENTURY 世紀 Pecahkan Rekor 85 Juta Penonton Di Seluruh Dunia

5 Nov 2019

4 November 2019 – Singapura: Properti media olahraga terbesar dalam sejarah Asia, ONE Championship™ (ONE), mengumumkan bahwa ajang ke-100 yang bersejarah, ONE: CENTURY 世紀, tanggal 13 Oktober di Ryogoku Kokugikan, Tokyo, Jepang, telah mencatatkan 85 juta penonton di seluruh dunia dalam berbagai platform – berdasarkan data resmi dari Nielsen, YouTube, Facebook dan Twitter.

Chatri Sityodtong, CEO dan Chairman ONE Championship, mengatakan: “Saya bersemangatr mengumumkan bahwa ONE: CENTURY memecahkan seluruh rekor jumlah penonton dan saat ini menjadi ajang bela diri yang paling banyak ditonton dalam sejarah, dengan lebih dari 85 juta penonton dari seluruh dunia. Tiongkok membawa lebih dari 10 juta penonton melalui siaran langsung di televisi teresterial dan platform digital. Asia adalah pasar media terbesar di dunia dalam konteks jumlah penonton, dengan lebih dari 3 miliar penonton dalam zona waktu yang sama selama 3 jam. ONE Championship disiarkan melalui berbagai kanal TV free-to-air dan platform digital tiap minggunya di tiap negara besar di Asia. Bahkan dengan pencapaian jumlah penonton sebesar 85 juta orang, kami belum menyentuh bagian permukaan dari seluruh penonton potensial di Asia. Saat kami merancang gelaran luar biasa ini, tim kami mengetahui bahwa mereka memiliki potensi mencetak angka luar biasa di seluruh Asia. Saya berterima kasih dan mengapresiasi para fans terbaik kami di dunia untuk dukungan kalian. Saya juga ingin berterima kasih pada para atlet luar biasa yang berlaga bersama ONE Championship untuk performa terbaik mereka. Itu adalah malam yang penuh dengan aksi eksplosif, yang menampilkan kejuaraan dunia bela diri otentik pada tingkatan tertinggi di dunia.”

ONE: CENTURY 世紀 disiarkan langsung kepada lebih dari 145 negara di seluruh dunia. Ajang ini menampilkan dua kartu pertandingan Kejuaraan Dunia secara penuh, dengan  28 Juara Dunia dari berbagai disiplin bela diri, laga perebutan gelar Juara Dunia, babak Final Kejuaraan World Grand Prix, serta laga Juara Dunia melawan Juara Dunia.