Siaran Pers

Kutipan Resmi Dan Rangkuman Konferensi Pers ONE: CENTURY 世紀

12 Okt 2019

10 Oktober 2019 – Tokyo, Jepang: Properti media olahraga global terbesar dalam sejarah Asia, ONE Championship™ (ONE), baru saja menghelat Konferensi Pers Resmi ONE: CENTURY 世紀 di Park Hyatt, Tokyo, hari Kamis, 10 Oktober, menjelang ajang ke-100 yang bersejarah dari organisasi tersebut pada akhir minggu ini.

Acara ini dihadiri oleh CEO dan Chairman ONE Championship, Chatri Sityodtong, yang disertai oleh Presiden ONE Championship Jepang, Andy Hata, dan para atlet ONE Championship yang berlaga di ONE: CENTURY 世紀.

Foto: https://drive.google.com/drive/folders/1-HnDm5-xbphaFW0nWUYLR9IG-9yLVZ6g?usp=sharing

Chatri Sityodtong, CEO dan Chairman ONE Championship, mengatakan: “Ini adalah momen bersejarah, tidak hanya bagi Jepang, namun bagi keseluruhan dunia bela diri. Saya menamakan ajang ini ONE: CENTURY untuk menandai ajang bela diri terbesar dalam 100 tahun terakhir. 28 Juara Dunia dari seluruh disiplin bela diri, tujuh laga perebutan Juara Dunia, dua gelaran utama — ini belum pernah dilakukan sebelumnya di dalam sejarah. Adalah sebuah kebahagiaan bagi saya untuk bersama dengan anda hari ini. Perkiraan saya adalah bahwa kita akan dilihat oleh lebih dari 70 juta penonton dalam ONE: CENTURY, yang membuatnya sebagai ajang bela diri terbesar di dalam sejarah. Saudara-saudara saya berada disini, para seniman bela diri terbaik di muka bumi ini, namun terlebih lagi, mereka adalah manusia yang luar biasa. Dunia akan melihat kehebatan. Yang terpenting, dunia akan menyaksikan para pahlawan di dunia nyata yang memercikkan harapan, kekuatan, mimpi dan inspirasi bagi dunia. Mari kita menyambut semangat sejati, semangat juang yang dipancarkan oleh seni bela diri. Mari tunjukkan pada dunia kekuatan dari seni bela diri.”

Andy Hata, Presiden ONE Championship Jepang, mengatakan: “Kami telah melewati banyak hal untuk sampai di titik ini. Kami sangat senang memberikan harapan bagi mereka yang ada di Jepang. Semua orang mengetahui seberapa besar ajang ini dan kami sangat bersemangat untuk menampilkan kekayaan sejarah dan tradisi bela diri Jepang. Nilai-nilai bela diri ini akan selalu ditampilkan di Jepang. Kami ingin memenuhi ajang bersejarah yang ke-100 ini dengan kebanggaan dan kehormatan. Ini akan menjadi awal mula dari era baru seni bela diri di Jepang. Kami ingin sebanyak mungkin warga Jepang mengetahui seberapa hebatnya ONE Championship, serta menginspirasi lebih banyak lagi seniman bela diri Jepang untuk masuk ke dalam panggung terbesar dunia. Kami ingin menciptakan lebih banyak kesempatan bagi para atlet Jepang untuk menampilkan bakat mereka pada dunia.”

Angela Lee, Juara Dunia ONE Women’s Atomweight, mengatakan: “Selamat malam, semuanya. Sangat menyenangkan untuk kembali di Tokyo, Jepang untuk kedua kalinya tahun ini. Saya sangat bersemangat untuk menghadapi laga ini. Ajang ini bermaksud merayakan gelaran ke-100 dari ONE Championship. Ini sangatlah besar. Saya bergabung dengan ONE Championship pada tahun 2015, saat lulus sekolah menengah atas. Seluruh laga profesional saya dilakukan bersama ONE dan ini adalah perjalanan yang luar biasa. Sangat menyenangkan untuk bekerja bersama ONE Championship, seluruh tim dan staffnya. Mereka telah melihat saya dalam kondisi terbaik dan terburuk, dan diantaranya. Saya berkembang pesat tidak hanya sebagai seorang petarung dan Juara Dunia, tetapi sebagai manusia. Dalam berbagai cara, ONE Championship telah membantu saya bertumbuh menjadi diri saya saat ini. Saya sangat bersyukur dapat tampil dalam puncak gelaran ini. Saya kira laga ini sudah ditunggu semua orang. Ini akan menjadi laga yang berbeda dari sebelumnya. Saya telah menjalani kamp pelatihan luar biasa demi laga ini, dan saya bersyukur tidak ada cedera. Saya mendorong diri saya lebih dari sebelumnya. Saya sangat yakin dapat mempertahankan sabuk saya dan menunjukkan mengapa saya adalah juara dalam divisi ini.”

Xiong Jing Nan, Juara Dunia ONE Women’s Strawweight, mengatakan: “Saya sangat senang untuk kembali berada di Tokyo. Enam bulan yang lalu, Angela [Lee] masuk ke divisi saya dan mencoba merebut sabuk saya. Saya menjaga apa yang telah menjadi milik saya. Saat ini, giliran saya untuk turun ke divisinya demi merebut sabuk tersebut. Seperti setengah tahun yang lalu, saya akan memenangkan laga ini. Namun, tidak seperti sebelumnya, saya tidak akan pulang tanpa dua sabuk di pundak saya. Tidak akan ada yang dapat menghentikan saya kali ini. Saya memiliki 1,4 miliar orang berdiri di belakang saya.”

Aung La N Sang, Juara Dunia ONE Middleweight dan Light Heavyweight, mengatakan: “Terima kasih, Tokyo, untuk menjadi tuan rumah ajang ONE Championship yang ke-100. Saya menyukai bagaimana masyarakat Jepang sangat tulus dan memberi penghormatan. Adalah sebuah kehormatan bagi saya untuk berlaga di depan para fans Jepang. Saya ingin berterima kasih pada Brandon Vera yang telah meminta saya turun dalam laga ini. Saya adalah penggemar beratnya sejak saya berada di perguruan tinggi 10 tahun yang lalu. Saya telah berlatih lebih dari enam bulan sampai saat ini, dan pelatihannya berjalan dengan sangat baik. Saya harap dapat memberikan penampilan terbaik dalam hidup saya hari Minggu ini. Saya telah berjalan bersama organisasi ini sejak [ajang] ONE Championship 17. Organisasi ini mengusung nilai-nilai bela diri sejati. Mereka menghormati para atletnya. Saya merasa sangat terhormat menjadi bagian dari promosi ini. Saya dapat menjanjikan bahwa ONE Championship adalah masa depan seni bela diri.”

Brandon Vera, Juara Dunia ONE Heavyweight, mengatakan: “Saya sangat bersemangat untuk berlaga di Jepang dan sangat bersemangat berada dalam jalur yang akan memenuhi mimpi terbesar saya untuk menjadi pemegang gelar dalam dua divisi. Saya adalah Juara Dunia ONE Heavyweight, dan tetap sampai saya pensiun. Saat ini, saya mengejar gelar Juara Dunia ONE Light Heavyweight melawan seseorang yang memiliki karakter mirip dengan saya. Laga ini sangat berarti bagi saya lebih dari semua yang saya jalani dalam karir saya. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk berada bersama ONE Championship di Asia. Adalah sebuah mimpi untuk berlaga dan tampil di depan anda, di Jepang. Ini waktunya bagi diri saya untuk memenuhi mimpi dan tujuan saya. Terima kasih ONE Championship, dan Aung La, untuk memastikan laga ini terjadi.”

Bibiano Fernandes, Juara Dunia ONE Bantamweight, mengatakan: “Saya sangat senang untuk kembali ke Jepang. Saya memulai karir bela diri campuran saya di sini. Pada tahun 2009, saya adalah Juara DREAM Bantamweight. Pada tahun 2011, saya adalah Juara DREAM Featherweight. Saya kembali dan senang melihat semua teman saya di sini. Saya berada di sini bersama rekan latihan terbaik saya, Demetrious Johnson, yang juga akan berlaga kembali di sini. Saya ingin berterima kasih pada Chatri Sityodtong untuk kesempatan ini. ONE Championship adalah ‘The Home of Martial Arts.’ ONE Championship peduli akan semua atletnya. Saya menyadari bahwa saat ini, saya ingin menjadi bagian ONE Championship seumur hidup saya. saya telah mempersiapkan diri 1000% untuk laga ini. Saya siap memberi laga terbaik malam itu. Terima kasih, Jepang!”

Kevin Belingon, mantan Juara Dunia ONE Bantamweight, mengatakan: “Adalah sebuah kehormatan dan keistimewaan bagi saya untuk menjadi bagian dari ajang bersejarah ini, ONE: CENTURY. Saya bersemangat untuk berlaga di Jepang karena dukungan dari para fans di sini. Ini adalah laga keempat saya bersama dengan Bibiano Fernandes. Saya berlatih sangat keras untuk ini dan mendorong semua orang untuk menonton laga saya dan tidak melewatkan ajang bersejarah ini.”

Rodtang Jitmuangnon, Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai, mengatakan: “Saya sangat bersemangat untuk mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai milik saya untuk pertama kalinya di sini, terutama di depan penonton yang luar biasa. Laga saya akan menjadi laga yang sangat menarik. Terima kasih banyak untuk setiap dukungannya.”

Walter Goncalves, Penantang Gelar Juara Dunia ONE, mengatakan: “Saya merasa terhormat berada di sini dan berlaga bagi ONE Championship. Saya menantikan hari Minggu malam, dimana saya akan melawan seorang petarung Thailand terbaik di dunia. Terima kasih untuk berada di sini hari ini dan saya memberi penghargaan tertinggi saya untuk kalian semua.”

Demetrious Johnson, Finalis Kejuaraan ONE Flyweight World Grand Prix, mengatakan: “Terima kasih, semuanya, untuk datang malam ini. Saya sangat menghargai kalian, penonton yang luar biasa. Saya sangat bersemangat untuk kembali di Jepang. Saya tidak sabar menantikan saat saya menghadapi Danny Kingad. Ia adalah kompetitor luar biasa. Saya tidak sabar berlaga melawan Team Lakay. Saya ingin berterima kasih kepada tim saya, serta Chatri [Sityodtong], untuk kesempatan ini. Saya ingin mengucapkan selamat atas ajang ke-100 dari ONE Championship. Kalian semua akan melihat sesuatu yang luar biasa. Saya telah berlatih keras bagi laga ini. Saya mengetahui Danny Kingad bukanlah orang biasa dan ini akan menjadi laga yang keras.”

Danny Kingad, Finalis Kejuaraan ONE Flyweight World Grand Prix, mengatakan: “Bagi CEO dan Chairman ONE Championship, Chatri [Sityodtong], bagi para awak media, bagi rekan-rekan seniman bela diri, serta jutaan fans di seluruh dunia, terima kasih. Saya senang kembali berada di sini dan berlaga dalam salah satu laga terpenting dalam hidup saya. Adalah sebuah kehormatan untuk mewakili negara saya, Filipina, dan saya senang berada di sini bersama keluarga Team Lakay. Saya bersemangat untuk tampil sebagai atlet bela diri Filipina di depan para penonton di Amerika Serikat. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan untuk berbagi ONE Circle bersama seorang legenda yang bernama Demetrious Johnson. Namun saya yakin memiliki kesempatan untuk mengalahkannya. Jika saya mengalahkannya, ini akan menjadi pencapaian terbaik dalam karir saya.”

Christian Lee, Juara Dunia ONE Lightweight, mengatakan: “Saya sangat bersemangat berada di sini. Ini akan menjadi kali pertama saya berlaga di Tokyo. Adalah sebuah kehormatan untuk menjadi bagian dari ajang ke-100 ONE Championship. Saya berada di sini dan berlaga di sebelah para Juara Dunia, bersama kakak saya, sang juara. Saya bersemangat untuk tampil dan memberikan yang terbaik bagi kalian. Ini akan menjadi laga yang menarik.”

Saygid Guseyn Arslanaliev, Finalis Kejuaraan ONE Lightweight World Grand Prix, mengatakan: “Saya sangat senang untuk berada di Jepang, di depan para penonton di Tokyo. Saya telah bermimpi tentang momen ini dalam hidup saya. Saya menjalani persiapan yang panjang dan keras dalam kamp pelatihan. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menunjukkan penampilan terbaik saya.”

Giorgio Petrosyan, Finalis Kejuaraan ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix, mengatakan: “Saya sangat senang berada di sini sekarang, setelah 10 tahun. Saya sangat bersemangat dan senang tampil dalam ajang ini. Saya berjanji untuk menampilkan laga terbaik dalam karir saya. Di tempat yang ajaib bernama Tokyo, sangat berarti bagi saya untuk berada di sini, berlaga untuk ONE Championship, yang saya anggap sebagai promotor terbesar di dunia. Meraih gelar Juara Dunia dan memenangkan turnamen ini akan menjadi kehormatan dan kebahagiaan terbesar saya.

Samy Sana, Finalis Kejuaraan ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix, mengatakan: “Selamat malam, Tokyo. Ini adalah kali pertama saya berada di sini dan saya merasa terhormat untuk berlaga dalam kota yang luar biasa ini. Saya ingin berterima kasih kepada Chatri [Sityodtong] dan seluruh jajaran staf ONE Championship untuk ajang hebat ini. Saya rasa ini akan menjadi ajang terbesar dan saya tidak sabar menantikannya. Saya tidak sabar menampilkan sebuah pertnjukkan besar.”

ONE: CENTURY 世紀 akan diselenggarakan di Ryogoku Kokugikan di Tokyo, Jepang pada hari Minggu, 13 Oktober, dan adalah ajang kejuaraan dunia terbesar dalam 100 tahun terakhir. Dengan 28 Juara Dunia yang ditampilkan dari berbagai disiplin bela diri, ONE: CENTURY 世紀 juga menjadi ajang bela diri pertama dalam sejarah yang menyajikan dua gelaran Kejuaraan Dunia pada satu hari yang sama.

ONE: CENTURY 世紀 menampilkan laga perebutan gelar Kejuaraan Dunia, babak Final Kejuaraan World Grand Prix, serta Juara Dunia melawan Juara Dunia. Bagian pertama dari ONE: CENTURY 世紀 akan disiarkan secara langsung di Amerika Serikat melalui TNT dan B/R Live. Bagian kedua di malam hari akan disiarkan secara langsung ke lebih dari 140 negara di seluruh dunia dan menjangkau 2,6 miliar penonton potensial melalui berbagai jaringan televisi terbesar di dunia.

Bagian pertama ONE: CENTURY 世紀 dimulai pada pukul 9:00 JST (13 Oktober) / 20:00 EST (12 Oktober). Bagian kedua dimulai dari pukul 17:00 JST (13 Oktober) / 4:00 EST (13 Oktober).