Tye Ruotolo Ungguli Pawel Jaworski Dalam Duel Sengit, Pertahankan Gelar Dunia Welterweight Submission Grappling
Juara Dunia ONE Welterweight Submission Grappling Tye Ruotolo dipaksa bekerja keras dalam laga pertamanya di 2026, namun pada akhirnya prodigi Brazilian Jiu-Jitsu tersebut tetap meninggalkan ring dengan sabuk emas di tangannya pada Jumat, 13 Maret.
Jagoan asal Amerika Serikat itu sukses mempertahankan gelar untuk ketiga kalinya setelah mengalahkan Juara Dunia IBJJF No-Gi Pawel Jaworski di ONE Fight Night 41, yang disiarkan langsung pada primetime Amerika Serikat dari Lumpinee Stadium yang legendaris di Bangkok.
Ruotolo langsung tampil agresif sejak awal laga. Ia memantul dari tali ring dan melesat maju dengan takedown dua kaki eksplosif layaknya teknik spear untuk membuka pertandingan.
Sesuai prediksinya, Jaworski segera memburu leg lock dan berulang kali menargetkan kaki sang juara bertahan.
Keduanya terlibat dalam serangkaian scramble dan belitan kaki, tetapi Ruotolo tetap tenang. Ia berhasil keluar dari situasi berbahaya sambil berusaha melewati pertahanan lawan untuk masuk ke posisi half guard.
Dari posisi atas, bintang Amerika itu mengontrol tempo dengan menahan tangan Jaworski di matras agar sang penantang tidak dapat mengembangkan serangan.
Grappler asal Polandia itu akhirnya mencatat catch pertama melalui kneebar pada 90 detik terakhir pertandingan. Namun upaya kuncian tersebut hanya berlangsung singkat karena Ruotolo dengan cepat berhasil melepaskan diri.
Dengan kurang dari 30 detik tersisa, Ruotolo sempat berada di bawah tekanan. Tetapi ia berhasil membalikkan posisi dan membalas dengan catch miliknya sendiri lewat percobaan mounted choke.
Ketika Jaworski berguling untuk melepaskan diri, sang juara kembali mencoba mengunci triangle choke. Namun waktu keburu habis sebelum kuncian tersebut benar-benar tereksekusi sempurna.
Kedua atlet sama-sama mencatat satu catch dalam 10 menit pertandingan, tetapi agresivitas Ruotolo sepanjang laga membuat ketiga juri sepakat memberinya kemenangan angka.
Kemenangan ini menandai keberhasilan Ruotolo mempertahankan Gelar Dunia ONE Welterweight Submission Grappling untuk ketiga kalinya sekaligus meningkatkan rekor grapplingnya menjadi 37 kemenangan dan 12 kekalahan.