Sam-A Vs. El Jamari, Suakim Vs. Kuzmin Resmi Tersaji Di ONE Fight Night 42
ONE Championship menambahkan dua laga Muay Thai eksplosif ke ONE Fight Night 42: Eersel vs. Rungrawee yang akan tayang pada Sabtu, 11 April.
Striker legendarais Sam-A Gaiyanghadao akan menghadapi wakil Maroko Elmehdi “The Sniper” El Jamari dalam duel strawweight, sementara Suakim Pongsuphan PK akan berhadapan dengan teknisi Rusia Vladimir Kuzmin di divisi bantamweight.
Dua pertarungan ini akan berlangsung live di jam primetime Amerika Serikat dari Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand.
Sam-A, yang mewakili Evolve MMA, datang dengan rekor luar biasa 377-50, termasuk catatan 11-4 di ONE Championship.
Petarung kidal ini merupakan mantan Juara Dunia dua olahraga dan dua divisi, dengan pencapaian sebagai juara perdana ONE Flyweight Muay Thai, ONE Strawweight Muay Thai, dan ONE Strawweight Kickboxing.
Saat ini tengah dalam tren dua kemenangan beruntun, legenda Thailand tersebut mengandalkan presisi teknik dan fight IQ tinggi melalui gaya muay femur, dengan kombinasi tendangan cepat dan counter mematikan yang telah merepotkan lawan selama lebih dari tiga dekade.
Usai kemenangan terbarunya atas Jaosuayai Mor Krungthepthonburi di ONE Friday Fights 137 pada Desember lalu, Sam-A menyatakan ambisinya untuk kembali memburu gelar dunia, yang saat ini dipegang oleh juara strawweight Muay Thai, Prajanchai. Penampilan dominan di laga ini bisa membuka jalan ke arah tersebut.
Namun, El Jamari siap menghalangi langkahnya. Petarung yang berbasis di Barcelona, Spanyol itu membawa rekor 27-2.
Ia menjalani debut di ONE Fight Night 30 pada Maret 2025 dengan meng-KO Thongpoon PK Saenchai lewat hook kiri keras di ronde pertama. Setelah kalah angka dari Aliff Sor Dechapan beberapa bulan setelahnya, ia kini bertekad kembali ke jalur kemenangan dengan menggagalkan ambisi sang legenda.
Duel strawweight ini menghadirkan benturan menarik antara pengalaman dan teknik tinggi milik Sam-A melawan daya ledak El Jamari.
Selain itu, laga bantamweight antara Suakim dan Kuzmin juga menjanjikan pertarungan sengit.
Suakim, 30 tahun, merupakan juara dunia Muay Thai Lumpinee Stadium di tiga divisi dengan rekor 155-60. Ia mencatatkan rekor 7-2 di ONE dengan lima kemenangan finis, menjadikannya salah satu striker paling berbahaya di divisi ini.
Sedang dalam tren enam kemenangan beruntun, ia terakhir kali mencetak KO atas Jake “The One” Peacock pada November lalu untuk meraih bonus US$50.000 (Rp850 juta) demi mempertegas reputasinya sebagai algojo mematikan.
Di sisi lain, Kuzmin membawa pengalaman menghadapi lawan kelas dunia. Wakil Fight Club Archangel Michael itu pernah menghadapi Juara Dunia kickboxing bantamweight ONE Jonathan “The General” Haggerty serta petarung Thailand Muangthai PK Saenchai.
Dengan catatan empat kemenangan dalam lima laga terakhir di ONE, Kuzmin hadir dengan gaya hibrida Muay Thai-kickboxing yang teknis dan mampu bertarung dari kuda-kuda orthodox maupun southpaw. Kemampuannya berganti stance dan melancarkan serangan berputar membuatnya selalu berbahaya.
Pantau terus onefc.com untuk update terbaru seputar ONE Fight Night 42