‘Membungkam Para Pengkritik’ – Johan Ghazali Bahas Terjalnya 2025, Bagikan Impian Di Tahun Yang Baru

JohanGhazali scaled

Tahun 2025 bukan menjadi era yang sempurna bagi Johan “Jojo” Ghazali, tetapi jalan terjal yang ia lalui justru membuatnya jauh lebih berkembang sebagai atlet.

Remaja Malaysia-Amerika ini mengawali tahun dengan momentum tinggi usai meraih enam kemenangan dalam tujuh laga. Bahkan, ia meraih bonus senilai US$50.000 (Rp800 juta) berkat kemenangan ronde pertama atas Josue “Tuzo” Cruz dalam ajang ONE 168: Denver pada September 2024.

Dengan kepercayaan diri tinggi, rasa percaya diri Ghazali semakin memuncak. Namun, dua hasil minor mewarnai awal perjalannya.

Pada Januari, ia menderita kekalahan dari Johan “Panda Kick” Estupinan. Enam bulan berselang, jagoan yang kini berusia 19 tahun tersebut harus kembali menelan pil pahit dengan kalah tipis dari Diego Paez.

Laju terjal yang ia alami membuatnya sempat membuatnya terpukul, tapi tak pernah membuatnya mundur:

“Laga melawan Estupinan seru, begitupun dengan Paez. Saya tidak mencari alasan, tapi kemarin adalah tahun yang besar bagi saya karena baru berpindah ke Superbon Training Camp, latihan untuk pertama kalinya di sana. Saya keluar dari zona nyaman.”

Meski menderita dua kekalahan beruntun, “Jojo” sadar ke mana ia harus melangkah.

Di bawah asuhan petarung dan pelatih top seperti Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing Superbon, serta legenda Muay Thai Nong-O Hama, transformasinya semakin terlihat nyata.

Ia menjelaskan:

“Saya beradaptasi, saya perlu menyiapkan strategi baru, skill baru. Meskipun kalah itu menyakitkan, orang-orang seperti Superbon, Nong-O, Petchtanong, dan Trainer Gae mengatakan bahwa saya ada di jalur yang tepat. Saya mengikuti saran mereka dan percaya akan menemukan jalan.”

Setelah berlatih selama berbulan-bulan, kemenangan akhirnya datang di ONE Fight Night 35. Dengan cepat, Ghazali menebas Zakaria El Jamari hingga meraih kemenangan saat ronde pertama baru berjalan 2 menit.

Serangan bertubi-tubi dipungkasi oleh sikutan tajam yang membuat lawannya terkapar di sudut ring.

Ghazali menambahkan:

“Tahun 2025 mengajari saya banyak hal. Kekalahan-kekalahan itu, di satu sisi, adalah bagian yang saya syukuri. Kekalahan mengajari kita cara untuk bangkit lebih kuat dan seperti yang saya katakan, tekananlah yang membentuk berlian. Jadi para penggemar bisa menyaksikan kemenangan knockout saya. Saya membungkam para pengkritik dan peragu.”

Ghazali Janji Tampilkan Yang Terbaik Di 2026

Harapan Johan Ghazali untuk tahun yang baru tidak hanya untuk membalas kekalahan, ia juga ingin terus berevolusi sebagai petarung.

Dengan sengitnya persaingan di divisi flyweight, “Jojo” sadar bahwa jalannya menuju puncak tak semudah membalikkan telapak tangan.

Terlepas dari itu, jagoan asal Malaysia ini punya tiga tujuan pada tahun ini:

“Saya hanya ingin meraih lebih banyak kemenangan, terus menampilkan nama saya di atas sana, serta terus berevolusi sebagai petarung. Itu adalah tiga tujuan utama saya. Divisi flyweight sangat padat. Jalannya akan berliku, tapi 2025 telah mengajari bahwa saya bisa bangkit di tengah tantangan.”

Perjalanan barunya akan dimulai dalam ajang ONE Fight Night 39 di arena legendaris Lumpinee Stadium di Bangkok, pada Sabtu, 24 Januari. Dalam ajang yang tayang pada jam primetime Amerika itu, ia akan menghadapi Sean “The One” Climaco.

Laga ini akan menjadi ujian lain bagi Ghazali, karena sang lawan pernah mengalahkan Diego Paez, nama yang sama yang telah membuatnya tertunduk lesu tahun lalu.

Namun bagi Ghazali, tantangan seperti ini adalah yang ia butuhkan:

“Ini adalah laga yang masuk akal. Dia mengalahkan Diego Paez, dan saya kalah dari Diego Paez. Saya rasa ini akan jadi laga menarik. Saya bisa membunuh dua burung dengan satu batu jika bisa meraih kemenangan. Insya Allah, jika semua berjalan lancar, ini seharusnya mudah.”

Selengkapnya di Berita

OFN 40 Black Panther vs. Diego Paez
Christian Lee Alibeg Rasulov ONE 173 22 scaled
Masdor Redho Rocky OFF 138
tyepawel
JohanGhazali scaled
Jihin Radzuan Macarena Aragon ONE Fight Night 30 74 scaled
collage 1
Liu Mengyang Tawanchai PK Saenchai ONE Friday Fights 137 1 scaled
Hiroyuki Tetsuka Isi Fitikefu ONE 168 7 scaled
collage
Jackie Buntan vs Stella Hemetsberger 23 scaled
Liu Mengyang Tawanchai PK Saenchai ONE Friday Fights 137 15 scaled