‘Laga Yang Sempurna Untuk Gaya Saya’ – George Jarvis Incar Kebangkitan Lewat Duel Kontra Sinsamut Di ONE Fight Night 41
George “G-Unit” Jarvis sempat berada di ambang kejayaan. Namun duel berat melawan Juara Dunia ONE Lightweight Muay Thai Regian “The Immortal” Eersel pada Agustus lalu membuat impiannya merebut sabuk juara harus pupus.
Saat menghadapi ikon Belanda-Suriname tersebut, petarung Inggris berusia 25 tahun itu datang dengan ambisi besar meraih sabuk emas. Namun ia gagal mempertahankan momentumnya dan harus mengakui keunggulan sang juara dalam upaya pertamanya menuju puncak divisi.
Kini Jarvis berusaha menyalakan kembali api semangatnya untuk memulai perjalanan baru menuju takhta juara.
Di ONE Fight Night 41 pada Sabtu, 14 Maret waktu Indonesia, Jarvis akan kembali bertarung di Lumpinee Stadium yang legendaris di Bangkok untuk menghadapi sesama mantan penantang gelar dunia, Sinsamut “Aquaman” Klinmee.
Kekalahan dari Eersel masih terbayang di benaknya, tetapi Jarvis memilih menjadikannya pelajaran berharga daripada terus terjebak dalam kekecewaan.
“G-Unit” mengatakan:
“Itu adalah momen terburuk dalam karier saya, baik secara mental maupun fisik, karena semuanya menuju ke titik itu. Saya sangat yakin akan meraih gelar tersebut, dan ketika gagal, rasanya seperti ditarik kembali ke bumi. Itu membuat saya sadar betapa mudahnya semuanya bisa hilang, dan betapa kerasnya kita harus bekerja.
“Sejujurnya itu seperti tombol reset bagi saya. Saya kembali ke dasar, kembali mencari tahu siapa diri saya sebenarnya, dan camp latihan kali ini benar-benar luar biasa.”
Sejak saat itu, hampir tidak ada hari yang berlalu tanpa Jarvis mengasah kemampuan striking elitnya sekaligus memperkuat mentalnya. Kekalahan dari Eersel juga membuatnya melakukan penyesuaian taktik dengan lebih fokus pada keunggulannya sendiri.
Petarung Lumpini Crawley itu merasa dirinya kembali seperti dulu — bahkan lebih baik.
Jarvis menjelaskan:
“Kami kembali ke George yang lama, menyadari hal-hal yang benar-benar saya kuasai, dan tidak mencoba menjadi sesuatu yang orang lain inginkan. Saya hanya mencoba menemukan diri saya lagi.
“Jadi kalau boleh jujur, saya bahkan bisa berterima kasih kepada Regian, karena dia membangunkan sisi baru dalam diri saya.”
Kini mantan Juara Dunia WBC Muay Thai itu kembali ke ring ONE Championship untuk menghadapi lawan yang sudah lama ingin ia temui.
Jarvis dan Sinsamut memiliki sejarah rivalitas yang cukup panas, dengan keduanya kerap saling menyindir di media sosial. Kini mereka akhirnya akan bertemu di panggung terbesar untuk menentukan siapa yang lebih baik.
Meski sadar lawannya memiliki kekuatan yang mampu menjatuhkan siapa pun, Jarvis melihat pertarungan ini sebagai ujian sempurna untuk kembali menuju puncak divisi.
Petarung Inggris itu berkata:
“Sejujurnya, ini mungkin pertarungan yang paling saya inginkan. Jadi ketika ayah saya memberi tahu bahwa ONE menawarkan laga ini, saya sangat senang. Sejak pertarungan terakhir saya pada Agustus, inilah laga yang selalu saya inginkan.
“Dan saya percaya ini salah satu pertarungan yang jika saya menang, saya langsung kembali menjadi sorotan. Ini matchup yang sempurna untuk gaya saya, dan saya sangat bersemangat.”
Jarvis Jelaskan Mengapa Ia Terobsesi Menghadapi Sinsamut
George Jarvis sepenuhnya fokus pada misinya untuk mengalahkan Sinsamut Klinmee di ONE Fight Night 41.
Kini dengan pemahaman yang lebih dalam tentang apa yang dibutuhkan untuk mencapai puncak olahraga ini, petarung Inggris tersebut telah melakukan sejumlah penyesuaian menjelang duel besar itu.
Setelah mempelajari gaya bertarung Sinsamut, Jarvis memberikan pandangannya tentang striker Thailand tersebut:
“Sinsamut adalah petarung yang sangat komplet. Dia petarung Thailand, jadi membawa gaya Muay Thai tradisional. Tapi dia juga bisa mengombinasikan banyak hal dengan baik. Dia punya beberapa knockout hebat, jadi jelas dia punya kekuatan. Tapi sebenarnya siapa pun punya kekuatan dengan sarung tangan kecil itu. Sekali terkena saja, bisa langsung ‘Good Night,’ seperti kata orang.
“Tapi ini pertarungan yang sempurna untuk apa yang ingin saya lakukan. Banyak tekanan. Saya siap perang. Tapi saya juga bisa bertarung secara teknis. Saya tidak akan membocorkan terlalu banyak, tapi game plan kami terasa sangat cocok untuk saya.”
Dengan rekor profesional 83-21 dan rasio knockout mencapai 80 persen di ONE Championship, Sinsamut memang dikenal sebagai petarung yang bisa menumbangkan siapa pun dalam sekejap. Jarvis sepenuhnya menyadari ancaman tersebut.
Justru karena itulah ia tertarik menghadapi tantangan ini di titik kariernya sekarang.
Jarvis yakin kemenangan atas Sinsamut di ONE Fight Night 41 akan membawanya kembali ke jalur perebutan gelar.
Petarung berusia 25 tahun itu menutup dengan mengatakan:
“Saya sangat fokus pada pertarungan ini. Saya benar-benar terobsesi dengan laga melawan Sinsamut. Itu satu-satunya yang saya pikirkan.
“Saya bahkan tidak bisa memikirkan apa pun setelah pertarungan ini sebelum mengalahkan Sinsamut. Tapi setelah itu, saya pasti akan kembali memikirkan gelar juara. Tidak ada yang saya inginkan selain menyingkirkan Sinsamut. Itu saja yang ada di pikiran saya sekarang.”