Berita

Stamp Fairtex Jadi Juara Atomweight GP Via Submission Atas Phogat

Kekurangan terbesar Stamp Fairtex saat ia memasuki Final Kejuaraan ONE Women’s Atomweight World Grand Prix adalah permainan ground.

Namun, teknik submission milik mantan penguasa dua disiplin ini terbukti menjadi faktor penentu di ajang ONE: WINTER WARRIORS yang berlangsung di Singapura pada Jumat, 3 Desember.  

Megabintang Thailand ini menghapus keraguan akan kelemahannya dalam ranah grappling, serta menunjukkan evolusinya sebagai seniman bela diri campuran dengan mencetak submission atas Ritu “The Indian Tigress” Phogat via armbar sebelum merebut sabuk perak prestisius dari turnamen tersebut.

Pictures from the MMA fight between Stamp Fairtex and Ritu Phogat at ONE: WINTER WARRIORS

Phogat menerjang dengan agresif dari sisi Circle saat bel pembuka laga berbunyi, melontarkan beberapa feint dan mengincar takedown. Tapi, Stamp – mantan Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai dan Kickboxing – menetralisir situasi dengan sprawl sebelum menangkap kepala Phogat dan menyarangkan serangan lutut kiri keras.

Saat “The Indian Tigress” kembali mencoba menyarangkan takedown lainnya, ia kembali digagalkan dan terkena salah satu lutut dari mantan ratu dua disiplin itu. Atlet Evolve MMA ini merasa frustrasi dengan pertahanan kuat lawannya, namun itu tak mematahkan keinginannya untuk membawa laga ke atas kanvas.

Pada percobaan ketiganya, ia mampu membawa laga ke ground, tetapi Stamp segera mengembalikan aksi di posisi stand-up, yang menunjukkan bahwa ia sepenuhnya siap menghadapi game plan rivalnya asal India itu. Saat ini, niat wanita asal Thailand untuk bertahan dalam posisi clinch di dinding Circle berlanjut menyulitkan Phogat.

Pictures from the MMA fight between Stamp Fairtex and Ritu Phogat at ONE: WINTER WARRIORS

Pada ronde kedua, “The Indian Tigress” kembali mengincar takedown, namun kali ini petarung Thailand itu tak takut melepaskan pukulan dan tendangan kanan andalannya.

Namun, Stamp membuka celah ke kaki depannya dalam pertukaran serangan, dan Phogat memanfaatkan itu. Ia mengincar single-leg takedown dan sekali lagi membawa laga ke ground.

Saat ini, kemampuan grappling perwakilan Fairtex ini terlihat solid, dimana dari posisi tersebut – yang menjadi sebuah kejutan bagi mereka yang menyaksikan di Singapore Indoor Stadium, para penggemar di seluruh dunia dan Phogat sendiri – pegulat sensasional India itulah yang harus mengkhawatirkan aksi di atas kanvas.

Stamp mengamankan triangle choke dari posisi guard. Phogat mampu meloloskan diri dengan beralih ke sisi kirinya, namun atlet Thailand ini mulai bertransisi menuju kuncian armbar dan mampu mengisolasi lengan kanan rivalnya.

Saat “The Indian Tigress” mencoba melepaskan ground-and-pound, Stamp secara brilian memutar posisinya ke atas, yang merentangkan lengan rivalnya saat ia melakukan itu. Phogat tak dapat bertahan dan akhirnya tap-out dari armbar Stamp pada menit 2:14 ronde kedua.

Kemenangan ini membawa catatan rekor bela diri campurannya menjadi 8-1, memberinya sabuk perak turnamen ini, serta memastikan kesempatan merebut gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight milik “Unstoppable” Angela Lee – yang juga memastikan bahwa mimpinya untuk menjadi Juara Dunia tiga disiplin itu tetap menyala.

Setelah kemenangan bersejarah itu, atlet Thailand ini berbicara pada Komentator ONE Championship Mitch “The Dragon” Chilson dan memperjelas perasaan – dan tujuannya.

“Saya sangat senang saat ini, dan saya terkejut karena dapat mengamankan armbar pada dirinya,” tegasnya. 

“Saya akan mencoba sebaik mungkin untuk menjatuhkan Angela Lee dan merebut sabuknya.”

Baca juga: Akimoto Rusak Debut Qiu Jianliang Via Serangan Tanpa Henti

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.