‘Sungguh Luar Biasa’ – Bagaimana Physical: Asia Bangkitkan Momentum Enkh-Orgil Baatarkhuu Jelang ONE Fight Night 38

Team Mongolia in Physical Asia

Serial kompetisi dari Netflix, Physical: Asia, tayang pada momen yang sempurna bagi Enkh-Orgil Baatarkhuu, yang tengah bersiap untuk melakoni pertarungan terbesar dalam karier profesionalnya.

Kontender peringkat #4 ini akan menantang Juara Dunia ONE Bantamweight MMA Fabricio “Wonder Boy” Andrade dalam ajang ONE Fight Night 38, yang tayang pada Sabtu, 6 Desember dari arena ikonik Lumpinee Stadium di Bangkok, Thailand.

Sang bintang Mongolia ingin mencetak sejarah sebagai Juara Dunia ke dua dari negaranya.

Baru-baru ini, Baatarkhuu berada dalam panggung yang berbeda.

Jika biasanya ia mentas untuk bertarung satu lawan satu, kali ini ia berada di dalam tim yang mewakili Mongolia untuk berkompetisi antar negara di Asia dan sekitarnya. Physical: Asia menawarkan sebuah peluang baginya untuk terhubung dengan audiens yang lebih luas.

Ia mengatakan:

“Sungguh luar biasa. Kami berpartisipasi dalam ‘Physical: Asia’ dan tim kami berakhir di posisi kedua. Setelah itu, Presiden menyambut dan bertemu kami untuk menyampaikan selamat atas keberhasilan kami. Kami benar-benar menjalani hari yang indah.”

Sesaat setelah serial ini tayang perdana pada 28 Oktober di Netflix, nama Baatarkhuu semakin mencuat. Klip yang menampilkan dirinya mengatasi berbagai tantangan fisik menjadi viral di media sosial.

Ia juga berkesempatan untuk bersaing dengan beberapa bintang olahraga global lain seperti Juara Dunia tinju delapan divisi Manny “Pacman” Pacquiao, Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing Superbon, serta mantan Juara Dunia MMA Robert “The Reaper” Whittaker.

Baatarkhuu menambahkan:

“Orang-orang biasanya mengenal saya hanya sebagai petarung, tapi sekarang, berkat ‘Physical: Asia’ yang luar biasa, banyak orang dan penggemar yang lebih mengenal saya. Saya senang karenanya.”

Bahkan, meski kini popularitasnya semakin memuncak, ia tetap tak melupakan dari mana ia berasal.

Kiprahnya menuju panggung global dimulai pada 2023, saat ia memenangi turnamen Road to ONE: Mongolia dan meraih kontrak sebagai atlet utama. Sejak saat itu, enam kemenangan di panggung global ONE Championship memberinya status sebagai kontestan Juara Dunia.

Bagi Baatarkhuu, Physical: Asia adalah bagian dari perjalanan panjangnya serta menjadi platform untuk menunjukkan kegigihan serta kebanggaanya mewakili Mongolia hingga bisa meraih kesempatan menantang Juara Dunia ONE Championship.

Ia mengatakan:

“Road to ONE memberikan kesempatan sempurna bagi atlet dan seniman bela diri. Saya sangat senang bisa merengkuh peluang tersebut.”

Baatarkhuu Membawa Semangat Juang Mongolia Ke ONE Fight Night 38

Selain memberikan hiburan dan eksposur, Physical: Asia di Netflix juga menjadi wadah yang menunjukkan identitas serta nilai-nilai yang selalu Enkh-Orgil Baatarkhuu junjung.

Selama berkompetisi, ia bangga menunjukkan nilai dan warisan dari tanah kelahirannya. Daya tahan, kekuatan, serta ketangguhan yang berakar dari sejarah nomadic negaranya telah membentuk pola pikir serta perjuangan yang ia tampilkan.

“The Tormentor” menambahkan:

“Tentu saja, terpilih mewakili Mongolia dan bergabung dengan tim yang mewakili bangsa kami adalah pengalaman menakjubkan. Selain itu, luar biasa bagi kami karena setiap orang menyatu sebagai satu tim meski orang-orang datang dari berbagai bidang.

“Keunggulan dari atlet Mongolia adalah daya tahannya. Kami dulunya adalah warga nomaden. Keunggulan kami ada dari segi peninggalan leluhur.Secara tidak langsung, keunggulannya adalah kami tidak terikat oleh batasan-batasan tertentu.”

Nilai-nilai tentang daya tahan, adaptabilitas, dan tekad kuat telah mengubah kehidupannya. Dengan pengalaman bekerja dalam shift selama 12-jam sehari dan berlatih di malam hari, ia kini menjadi salah satu petarung tertangguh di ONE.

Serial Netflix ini kembali mengafirmasi hal tersebut dan menjadi pengingat tentang apa yang sedang ia perjuangkan.

Baatarkhuu mengatakan:

“Pertama bagi saya, kedua bagi rekan satu tim, ketiga bagi keluarga saya, dan keempat bagi semua yang mendukung saya untuk meraih kemenangan.”

Dengan laga Kejuaraan Dunia yang semakin dekat, kehadiran Physical: Asia terasa semakin berarti. Jangkauan global, rasa percaya diri yang meningkat, serta momentum yang ia dapatkan dari acara tersebut tiba di saat ia bersiap menghadapi salah satu Juara Dunia MMA paling dominan di muka bumi.

Bagi Baatarkhuu, melangkah menuju ONE Fight Night 38 dengan menghadapi Fabricio Andrade pada Sabtu ini mencerminkan pengorbanan yang telah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir.

Ia mengatakan:

“Saya sangat senang karena [ONE] menawarkan laga tingkat tinggi seperti ini. Saya percaya mereka menghargai keterampilan serta percaya bahwa saya bisa menampilkan performa hebat. Ini pada dasarnya adalah puncak dari seni bela diri. Ini adalah ujian apakah kemampuan saya benar-benar ada di level tertinggi.”

Selengkapnya di Berita

Mohammad Siasarani And Pedro Dantas 1 scaled
Rifdean Masdor Mohamad Redho ONE Friday Fights 138 3 scaled
Ayad Albadr Chartpayak Saksatoon ONE Friday Fights 138 7 scaled
Redho Rocky vs Rifdean Masdor ONE Friday Fights 138
Jihin Radzuan Chihiro Sawada ONE Fight Night 20 4 scaled
Sinsamut Klinmee And George Jarvis scaled
Gilbert Nakatani And Banma Duoji scaled
Kana Morimoto Stamp Fairtex ONE 173 22 scaled
Ben Tynan vs. Ryugo Takeuchi scaled
Carlo Bumina ang Mauro Mastromarini ONE Fight Night 30 43 scaled
NicoCarrillo ShadowSinghaMawynn 1200X800
OFN 40 Black Panther vs. Diego Paez