Fitur

3 Senjata Roman Kryklia Yang Paling Berbahaya

Juara Dunia ONE Light Heavyweight Kickboxing Roman Kryklia memiliki kombinasi langka dari kemampuan dan postur tubuh, yang berarti ia akan memberi permasalahan besar bagi penantang mana pun.

Berikutnya, atlet kuat Belanda-Turki Murat “The Butcher” Aygun akan mencoba mengatasi permasalahan ini saat ia menantang pria Ukraina itu dalam laga pendukung utama ONE: HEAVY HITTERS pada Jumat, 14 Januari.

Jelang laga perebutan gelar Juara Dunia epik ini, kami membedah berbagai persenjataan terbaik yang dapat dilontarkan Kryklia saat ia bertemu “The Butcher” di Singapore Indoor Stadium. 

#1 Striking Jarak Jauh Mematikan

Kickboxing superstar Roman Kryklia fights Andrei Stoica at ONE: COLLISION COURSE

Kryklia tak hanya 7 sentimeter lebih tinggi dari Aygun, namun ia juga memiliki keunggulan jangkauan 24 sentimeter.

Tanpa menimbang berbagai elemen lain, atribut ini akan menjadi permasalahan besar bagi sang penantang. Namun sang Juara Dunia yang sangat cerdas ini juga memadukan posturnya dengan taktik dan serangan dinamis.

Pria Ukraina ini secara konstan bergerak di sekeliling Circle untuk tidak menjadi target tak bergerak, yang berarti rivalnya yang lebih pendek akan sulit mendeteksi pergerakannya.

Setelah mendikte jarak dengan kakinya, ia memiliki jangkauan lengan untuk menikam lawannya dengan pukulan straight dan memaksimalkan jarak serangnya.

Sebagai hasilnya, perwakilan Gridin Gym ini seringkali berada dalam posisi menyerang dan bukan diserang – puncak dari filosofi “petinju cerdas” dari sasananya.



#2 Serangan Balik Tajam

Saat lawan Kryklia berusaha masuk dalam jarak dekat demi mendaratkan serangan, mereka akan mengambil risiko yang jauh lebih besar demi mencetak poin.

Warga Minsk ini menyambut serangan lawan itu dan memiliki keyakinan untuk tetap sabar saat lawannya bergerak maju. Ia belum pernah terkena KO, maka ia memiliki kepercayaan diri bahwa rahangnya dapat menerima serangan – dan mengetahui bahwa serangan baliknya dapat juga mencetak kerusakan besar.

Kryklia gemar menyarangkan uppercut kiri keras setelah pukulan jab, saat rivalnya mencoba menghindari itu. Hal ini seringkali mengejutkan lawan yang sedang bergerak.

Mirip dengan itu, jika mereka mencoba melontarkan pukulan overhand, pria Ukraina ini akan menyerang dengan lututnya ke arah tengah saat mereka menyerang.

Juara Dunia ini bahkan memiliki opsi untuk keluar dari jalur serangan lawan dengan menggunakan pivotnya seperti matador untuk memandu mereka ke ruang kosong – dimana itu adalah posisi yang tepat bagi pukulan kerasnya.

#3 Serangan Tubuh Keras

Kickboxing superstar Roman Kryklia fights Andrei Stoica at ONE: COLLISION COURSE

Kryklia memang sangat klinis saat menyerang ke arah tubuh – terutama setelah ia membuat lawannya memasang pertahanan di atas.

Serangan cepat pria Ukraina itu memaksa rivalnya untuk melindungi kepala mereka, dan itulah saatnya menyerang bagian tengah tubuh lawannya.

Sang pemegang gelar akan melontarkan sebuah jab tegas, lalu mengayunkan hook kirinya ke ulu hati di bawah siku, atau ia akan menyarangkan straight kanan ke arah solar plexus lawannya. 

Serangannya tak hanya berupa pukulan. Kryklia menggunakan serangan lutut akurat yang dilepaskannya ke arah tengah, atau melingkar dari samping.

Atlet heavyweight Rade Opacic merasakan seberapa sakitnya serangan tubuh Kryklia ketika sang Juara Dunia menghentikannya dengan serangkaian pukulan dalam pertemuan mereka pada tahun 2019 lalu. 

Baca juga: Cara Menonton ONE: HEAVY HITTERS, 14 Januari Ini

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.