5 Alasan Nonton ONE Fight Night 41: Sinsamut Vs. Jarvis Pada 14 Maret

Tye Ruotolo Shozo Isojima ONE 173 10 scaled

Organisasi seni bela diri terbesar di dunia melanjutkan kalender event primetime Amerika Serikat 2026 lewat ONE Fight Night 41: Sinsamut vs. Jarvis pada Sabtu, 14 Maret waktu Indonesia.

Digelar live di jam primetime Amerika dari Lumpinee Stadium di Bangkok, ajang ini menghadirkan sembilan duel eksplosif dalam Muay Thai, MMA, submission grappling, hingga kickboxing. Aksi tanpa henti dijanjikan sejak bel pertama hingga laga terakhir.

Dengan Gelar Dunia, implikasi perebutan sabuk, serta gengsi yang dipertaruhkan di seluruh pertandingan, berikut lima alasan mengapa wajib menyaksikan ONE Fight Night 41.

#1 Duel Mantan Penantang Gelar Dunia Muay Thai

    Partai utama mempertemukan dua mantan penantang Gelar Dunia ONE Lightweight Muay Thai, Sinsamut “Aquaman” Klinmee dan George “G-Unit” Jarvis.

    Sinsamut dikenal sebagai salah satu petarung knockout paling berbahaya di divisinya. Petarung Thailand dengan rekor 83-21 ini telah dua kali menantang sabuk juara dan meraih lima kemenangan di ONE Championship, empat di antaranya lewat knockout spektakuler.

    Kombinasi presisi dan kekuatan pukulannya membuatnya sangat berbahaya di jarak dekat. Satu kesalahan kecil saja bisa langsung mengakhiri laga saat menghadapi petarung berusia 30 tahun tersebut.

    Namun Jarvis bukan lawan yang mudah. Petarung Inggris itu dikenal dengan mental baja dan gaya bertarung tanpa takut yang telah ia tunjukkan dalam enam penampilan di panggung global.

    Keduanya datang dengan motivasi yang sama: kemenangan penting untuk kembali membuka peluang menantang Gelar Dunia ONE Lightweight Muay Thai milik Regian “The Immortal” Eersel.

    #2 Ruotolo Pertahankan Sabuk Submission Grappling

      Salah satu master grappling paling kreatif di dunia akan mempertaruhkan sabuknya saat Tye Ruotolo mempertahankan Gelar Dunia ONE Welterweight Submission Grappling melawan fenomena Polandia Pawel Jaworski.

      Ruotolo, juara dunia IBJJF termuda dalam sejarah, merebut sabuk perdana divisi ini di ONE Fight Night 16 pada November 2023 dan telah mempertahankannya dua kali, termasuk kemenangan atas Dante Leon lewat keputusan mutlak.

      Setelah mengukuhkan dominasinya di grappling, petarung asal California itu mencoba MMA dan memaksa dua rising star tak terkalahkan, Adrian “The Phenom” Lee dan Shozo “Great Teacher” Isojima, menyerah lewat kuncian rear-naked choke.

      Kini dengan rekor sempurna 10-0 di panggung global, Ruotolo kembali ke akar grappling-nya. Namun Jaworski bukan lawan sembarangan.

      Petarung Polandia berusia 21 tahun itu menjuarai IBJJF No-Gi World Championship 2025 di kelas 85 kilogram dan meraih emas ganda di IBJJF No-Gi Europeans.

      #3 Lineker Kembali Untuk Sambut Debut Woolliss

        Mantan Juara Dunia ONE Bantamweight MMA John “Hands of Stone” Lineker kembali beraksi.

        Petarung Brasil itu terkenal dengan kekuatan knockout luar biasa yang membawanya mencetak 22 finis dari 37 kemenangan sepanjang kariernya.

        Pada 2024, Lineker mencoba disiplin striking dan langsung mencuri perhatian dengan knockout ronde kedua atas Asa Ten Pow serta kemenangan cepat atas Alexey Balyko.

        Meski sempat kalah dari Ratchasiesan Laochokcharoen dan Hiroki Akimoto, ia tetap menunjukkan bahwa pukulan kerasnya masih sangat mematikan.

        Kini ia akan menghadapi debutan Ben Woolliss dalam duel featherweight kickboxing. Petarung asal Grimsby itu membawa gaya bertarung agresif namun teknis yang bisa menjadi ujian serius bagi Lineker.

        #4 Hyu Ingin Pertahankan Rekor Sempurna

          Jagoan sensasional Jepang Hyu Iwata tampil impresif sejak bergabung dengan ONE Championship.

          Petarung berusia 23 tahun ini menggabungkan teknik flamboyan dengan presisi tinggi – dari rolling thunder hingga spinning back kick – untuk membangun rekor sempurna 12-0, termasuk empat kemenangan di ONE.

          Kini ia akan menghadapi petarung Thailand Suablack Tor Pran49 dalam duel flyweight kickboxing.

          Suablack pernah mencatat enam kemenangan beruntun di ONE Championship dan meraih kontrak bernilai miliaran rupiah. Meski sempat mengalami periode sulit, petarung berusia 29 tahun ini kembali dengan tekad baru di divisi yang lebih ringan.

          #5 Duel Atomweight Siap Panaskan Bangkok

            Dalam rangka Hari Perempuan Internasional, ONE Fight Night 41 menghadirkan dua duel atomweight menarik.

            Di Muay Thai, Anna “Supergirl” Jaroonsak kembali bertarung untuk memburu kemenangan ke-41 dalam kariernya saat menghadapi Yu Yau Pui dari Hong Kong.

            Sementara itu di MMA, juara kickboxing Brasil tiga kali Victoria “Vick” Souza kembali setelah mengambil jeda untuk melahirkan anak pertamanya.

            Petarung berusia 28 tahun itu mengincar kemenangan ketiga beruntun setelah sebelumnya menjadi orang pertama yang mengunci Itsuki Hirata dan kemudian mengalahkan Alyse Anderson.

            Namun ia harus menghadapi debutan Kanada yang belum terkalahkan, Anastasia Nikolakakos, yang membawa rekor sempurna 5-0.


            Selengkapnya di Fitur

            Tye Ruotolo Shozo Isojima ONE 173 10 scaled
            Enkh Orgil Baatarkhuu Fabricio Andrade ONE Fight Night 38 19 scaled
            Japan's Ayaka Miura makes her way to the ring inside the Mall Of Asia Arena
            Jackie Buntan vs Stella Hemetsberger 6 scaled
            Jackie Buntan vs Stella Hemetsberger 14 scaled
            shadownico
            Adam Sor Dechapan Nahyan Mohammed ONE Friday Fights 107 49 scaled
            Jonathan Di Bella Prajanchai PK Saenchai ONE Fight Night 36 16 scaled
            Diogo Reis Daiki Yonekura ONE Fight Night 38 15 scaled
            Nadaka Numsurin Chor Ketwina ONE 173 18 scaled
            Yuya Wakamatsu Joshua Pacio ONE 173 22 scaled
            Team Mongolia in Physical Asia