5 Alasan Danielle Kelly Jadi Salah Satu Bintang Muda Terbaik Di Submission Grappling

Mei Yamaguchi Danielle Kelly ONE X 1920X1280 81

Atlet submission grappling asal Amerika Danielle Kelly memiliki seluruh elemen yang dapat menjadikannya superstar di ONE Championship. 

Kompetitor yang besar di Philadelphia ini memegang sabuk hitam BJJ di bawah Karel “Silver Fox” Pravec dan dianggap sebagai salah satu pencetak submission terbaik di dunia.

Tetapi, apakah yang menjadikan Kelly sangat spesial?

Berikut ini, kami menjelaskan mengapa para penggemar tak sabar menunggu atlet berusia 26 tahun ini untuk kembali tampil di dalam Circle.

#1 Ia Tak Takut Menentukan Jalurnya

Kelly memang tak pernah terdampak melihat lawan-lawan terkenal.

Segera setelah debut impresifnya di ONE Championship – dimana ia mendominasi legenda MMA Jepang Mei Yamaguchi – Kelly meminta sebuah laga submission grappling melawan Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA Angela Lee.

Membawa segala sesuatunya lebih jauh lagi, ia dengan tegas memprediksi bahwa dirinya akan mencetak submission atas megabintang Singapura-Amerika itu dalam waktu kurang dari lima menit.

Melihat bahwa Lee adalah pemegang sabuk hitam BJJ dengan delapan kemenangan submission dalam kariernya, ini bukanlah tantangan yang mudah.

#2 Taklukkan Berbagai Lawan Elite

Kelly memiliki catatan kompetisi yang cukup mendalam dan meraih kemenangan atas berbagai lawan kelas dunia. Secara khusus, ia juga mengalahkan beragam lawan, termasuk para Juara Dunia MMA dan BJJ.

Sebagai tambahan dari kemenangan atas petarung MMA elite seperti Cynthia Calvillo, Carla Esparza dan Yamaguchi, ia menaklukkan petarung unggulan BJJ seperti Sofia Amarante dan Jessica Crane.

Secara sederhana, atlet fenomenal luar biasa ini sudah memiliki pengalaman kompetisi tingkat tinggi. Dan, saat catatan kemenangannya bertambah, begitu pula dengan kekuatannya sebagai bintang.

#3 Pengincar Submission Sejati

Di dalam Circle dan di atas matras, Kelly memberi aksi cepat dan sangat menghibur, yang menjadikan dirinya atlet yang harus ditonton tiap kali ia berkompetisi.

Sederhananya, ia adalah spesialis submission. Saat beberapa grappler mungkin unggul saat melakukan pass guard atau meraih punggung lawan, atlet A.S. ini secara konstan mengincar penyelesaian dari berbagai posisi.

Sementara banyak kemenangan terbesarnya tiba melalui kuncian kaki, atau leg lock, ia juga dapat mengancam dengan submission ke bagian atas tubuh lawan, seperti via armbar, triangle choke dan rear-naked choke

Dan, tentu saja, perwakilan Silver Fox BJJ ini memiliki beberapa variasi penyelesaian leg lock di catatan rekornya, termasuk toehold, kneebar, heel hook dan straight ankle lock.

#4 Raih Kesuksesan Di Berbagai Peraturan Pertandingan

Kelly telah berkompetisi dan meraih kesuksesan di bawah berbagai peraturan kompetisi. Kemampuan untuk meraih kemenangan terlepas dari regulasi, durasi laga, atau kriteria penilaian memang memberinya keunggulan sebagai salah satu bintang terbesar BJJ di masa depan.

Sebagai kompetitor sejati yang selalu berlaga, Kelly tampil dengan luar biasa di bawah format IBJJF yang berdasarkan poin, format ADCC submission grappling, dan format khusus submission yang digunakan oleh ONE Championship.

Gaya grappling miliknya sangat berguna di bawah peraturan mana pun, karena ia selalu mengincar penyelesaian submission. Dan, baik jika berdasarkan poin atau khusus submission, seluruh incaran penyelesaian itu biasanya berakhir dengan sangat baik.

#5 Berencana Tampil Dalam MMA

Kelly sudah menjadi bintang dalam dunia submission grappling, namun ia juga memiliki kesempatan luar biasa untuk mengambil alih dalam MMA.

Dan, sejak ONE Championship merekrut atlet Amerika ini di awal tahun, ia sudah mengungkap niatnya untuk berkompetisi dalam disiplin menyeluruh di bawah bendera organisasi ini.

Dengan teknik grappling luar biasa yang mengalir dalam darahnya, wanita berusia 26 tahun ini dapat menemukan kesuksesan cepat dalam seni bela diri campuran, yang meluncurkannya lebih jauh lagi untuk memasuki status superstar.

Dan, saat Kelly akhirnya mengenakan sarung tangan MMA 4-ons, itu akan menjadi salah satu debut yang sangat ditunggu di era ini.

Selengkapnya di Fitur

Supergirl
Tye Ruotolo Shozo Isojima ONE 173 10 scaled
Enkh Orgil Baatarkhuu Fabricio Andrade ONE Fight Night 38 19 scaled
Japan's Ayaka Miura makes her way to the ring inside the Mall Of Asia Arena
Jackie Buntan vs Stella Hemetsberger 6 scaled
Jackie Buntan vs Stella Hemetsberger 14 scaled
shadownico
Adam Sor Dechapan Nahyan Mohammed ONE Friday Fights 107 49 scaled
Jonathan Di Bella Prajanchai PK Saenchai ONE Fight Night 36 16 scaled
Diogo Reis Daiki Yonekura ONE Fight Night 38 15 scaled
Nadaka Numsurin Chor Ketwina ONE 173 18 scaled
Yuya Wakamatsu Joshua Pacio ONE 173 22 scaled